Jumat, 20 Maret 2015

Program Menghitung Luas Oval dan Lingkaran Bahasa C

Sekarang saya akan kembali berbagi sebuah program sederhana yaitu Program Menghitung Luas Oval dan Lingkaran. Dengan program ini teman-teman semua dijamin bisa lebih mengerti tentang menghitung Luas Oval dan lingkaran, serta teman-teman juga akan memiliki tambahan wawasan mengenai pemrograman.
Tanpa basa-basi lagi langsung saja pada intinya ya gan ... (Heheh) , cekidott :



Algoritma :
     Phi = 3,14 
Inputkan jari-jari mayor 
 Inputkan jari-jari minor
Inputkan jari-jari lingkaran 
 Hitung luas oval = phi * jari-jari mayor * jari-jari minor 
Hitung luas lingkaran = phi * jari-jari lingkaran * jari-jari lingkaran 
Tampilan hasil Luas Oval dan Luas Lingkaran

    Source Code
    #include <stdio.h>
    #define phi 3.14

    main() {
       int rmayor,rminor,rlingkaran;
       float luasoval,luaslingkaran;
      
       printf("\nMasukkan panjang jari-jari mayor : ");
       scanf("%d",&rmayor);
       printf("\nMasukkan panjang jari-jari minor : ");
       scanf("%d",&rminor);
       printf("\nMasukkan jari-jari lingkaran : ");
       scanf("%d",&rlingkaran);
       printf("\n===================================");
      
       printf("\nJari-jari mayor = %d",rmayor);
       printf("\nJari-jari minor = %d",rminor);
       printf("\nJari-jari lingkaran = %d",rlingkaran);
      
       luasoval=phi*rmayor*rminor;
       luaslingkaran=phi*rlingkaran*rlingkaran;
      
       printf("\n===================================");
       printf("\nLuas Oval = %.2f",luasoval);
       printf("\nLuas Lingkaran = %.2f",luaslingkaran;
    }

    Dari source code diatas , kita bisa mengitung luas Oval serta luas Lingkaran , dan juga program tersebut akan langsung menghitung berdasarkan inputan user , karena inputan user tersebuat akan dieksekusi serta diselesaikan berdasarkan rumus yang ada pada programnya .

    Nah kalau masih belom mengerti,  agan-agan semua bisa langsung nanya saja di deret komentarnya yaa :)

    Read More

    Program Menghitung Luas Bangun yang Diarsir Bahasa C

    Halo sobat blogger yang berbahagia , bagaimana kabanya nihh ? 
    Tentunya sehat sehat kan ? 

    Kali ini saya kembali berbagi  program bahasa C sederhana yaitu tentang Menghitung Luas Bangun yang asir. 

    Langsung aja ya gan ane kasih codingannya :





            Source Code
    #include<stdio.h>
    int main (){
       float sisi, jari_jari, luas_ling, luas_diarsir, luas_bujur_sangkar;

          printf("\nMasukkan sisi = ");
       scanf("%f",&sisi);
       printf("\nMasukkan jari-jari = ");
       scanf("%f",&jari_jari);
       luas_ling = 3.14 * jari_jari * jari_jari ;
       luas_bujur_sangkar = sisi * sisi;
       luas_diarsir = luas_bujur_sangkar - luas_ling;
       printf("\nLuas Bujur Sangkar = %f", luas_bujur_sangkar);
       printf("\nLuas Lingkaran = %f", luas_ling);
       printf("\nLuas Diarsir = %f", luas_diarsir);
      
       return 0;
    }

    Untuk penjelasan lebih lanjutnya , agan-agan semua silahkan koment langsung aja ya .... :D
    Capek nulis gan :D Hihihi :D

    Read More

    Kamis, 19 Maret 2015

    MAKALAH TENTANG KEBODOHAN




    KATA PENGANTAR


    Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang maha kuasa, karena dengan rahmat-Nya lah kami masih mampu menyelesaikan makalah ini. Tak lupa juga kami haturkan salam dan shalawat kepada junjungan alam Nabi besar Muhammad SAW.
    Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada dosen kami yang terhormat Bapak Muhammad Shohib S,Psi M.si yang telah membimbing kami dalam menyelasikan makalah ini.
    Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini , maka dari itu kami sangat mengharapkan kritik serta saran dari segala pihak yang dapat memotivasi kami untuk menjadi yang lebih baik.



    Malang, 12 Januari 2015


    Imam Hidayat



    .. 7

    BAB I

    PENDAHULUAN

     

    1.1  Latar Belakang Masalah


    Kebodohan yang dialami oleh beberapa orang memang mengakibatkan efek yang negatif pada dirinya sendiri. Biasanya mereka yang memiliki kemampuan dan pemahaman yang kurang, akan membuat dirinya merasa minder dan tidak percaya diri untuk bergaul dengan orang lain.
    Kebodohan itu sendiri sudah sangat jelas diakibatkan oleh dirinya sendiri. Allah SWT tidak menciptakan manusia yang lahir dimuka bumi ini dengan kemampuan yang kurang atau bodoh. Allah memberikan porsi yang sama kepada setiap manusia untuk kemampuan. Dan manusia ditugaskan untuk mengasah kemampuannya agar menjadi cemerlang. Jadi, tidak ada manusia yang terlahir dengan kebodohan.
    Kebodohan sendiri itu lahir karena kita yang tidak bisa menghargai waktu dengan baik. Sering kali terjadi bahwa hati selalu terkalahkan oleh kemauan. Kata hati yang selalu menuju jalan yang baik selalu terkalahkan oleh kemauan yang terkadang salah dan merugikan diri sendiri. Misalnya saja malas belajar, malas belajar adalah sebab utama dari kebodohan. Malas belajar yang berlarut-larut juga akan menyebabkan kebodohan yang tak kunjung usai.

    1.2 Ruang Lingkup


    Merebaknya kebodohan di Indonesia itu terjadi karena salah satu faktor kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Di kota-kota besar banyak anak-anak yang seharusnya bersekolah malah bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka terpaksa bekerja karena kondisi ekonomi yang parah dalam keluarga.
    Mereka yang seperti ini terkadang putus asa untuk terus belajar. Tapi ada yang masih semangat untuk belajar. Kondisi ekonomi yang kurang mendukung ini bisa membuat pikiran anak dalam memahami pentingnya sekolah terganggu. Mereka bukan lagi memikirkan masa depan dan cita-cita, tapi sudah memikirkan untuk tetap bertahan hidup. Dengan keadaan seperti ini dapat membuat kebodohan pada anak. Dan apabila kebodohan tetap berjalan maka pada akhirnya kemiskinan juga akan mulai merebak semakin banyak. Kebodohan seperti ini sebaiknya dituntaskan dengan progam Pemerintah Wajib Belajar 9 Tahun, tapi pada akhirnya sekolah tetap mahal, dan para anak yang dari keluarga menengah ke bawah enggan untuk sekolah.
    Namun, masih ada anak-anak dengan kondisi yang kurang mampu tetap semangat dalam belajar. Dan bertekad kuat bahwa materi tidak menghalangi dalam proses menuju kesuksesan.

    1.3    Rumusan Masalah


    1.      Apakah sebenarnya kebodohan itu ?
    2.      Apakah yang menyebabkan kebodohan ?
    3.      Bagaimana cara mengatasi kebodohan ?
    4.      Bagaimana tips agar belajar menjadi menyenangkan ?

    1. 4   Tujuan Penelitian


    1.      Mengubah pemikiran masyarakat bahwa orang yang bodoh bukan berarti tidak pintar.
    2.      Memotivasi agar lebih giat dalam belajar.
    3.      Memberikan kesadaran kepada orang tua bahwa kebodohan bisa disebabkan karenanya.
    4.      Untuk memenuhi tugas Pengembangan Kepribadian .

    1. 5  Manfaat Penelitian
    Penulis bisa mendapatkan ilmu mengenai kebodohan yang sebenarnya, dan penulis dapat mengerti dan memahami tentang penulisan makalah yang benar. Sebab penulis mampu terjun langsung dan menggali informasi mengenai kebodohan.

     1.6   Metode Penelitian


    Penulis mendapat informasi dalam makalah ini dari buku, internet dan terjun langsung ke lapangan , dengan cara mewawancarai beberapa orang guna untuk mengumpulkan informasi dari berbagi pendapat tentang kebodohan .

    BAB II

    PEMBAHASAN


    2.1  Pengertian Kebodohan


    Kebodohan dalam bahasa yunani adalah trẽla, dan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kebodohan adalah sifat-sifat bodoh , ketidaktahuan, kekeliruan dan kesalahan.
    Kebodohan adalah keadaan dan situasi disaat kurangnya pengetahuan terhadap sesuatu informasi bersifat subjektif. Hal ini tidak sama dengan tingkat kecerdasan yang rendah (kedunguan), seperti kualitas intelektual dan tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang. Kata "bodoh" adalah kata sifat yang menggambarkan keadaan disaat seseorang tidak menyadari sesuatu hal, tapi masih memiliki kemampuan untuk memahaminya.
    Kebodohan dalam beberapa pandangan :
    Kebodohan adalah minimnya pengetahuan seseorang akan suatu hal yang dikarenakan oleh beberapa sebab seperti kurang bergaul, cenderung menyendiri, dll .(Nur Miswari, 2015).
    Kebodohan adalah tidak adanya keinginan untuk menjadi lebih baik dan tidak mempercayai adanya kesempatan untuk merubah itu sendiri. (Rizqika Ramadhani, 2015).

     

     2.2 Faktor Penyebab Kebodohan


    2.2.1 Kemalasan
    Penyebab kebodohan yang utama adalah kemalasan. Kemalasan adalah setan nomor  satu bagi para pelajar. Banyak pelajar yang malas dalam pelajaran hanya karena ingin melakukan hal yang menyenangkan tapi pada akhirnya merugikan. Menurut hasil survei, banyak teman-teman kami yang sulit untuk mengatur waktu untuk belajar dan kegiatan lainnya. Mereka malah mendahulukan kesenangan daripada harus belajar. Tapi pada akhirnya mereka akan menyesali perbuatan meraka karena hasil nilai yang kurang memuaskan.

    2.2.2  Kesadaran yang kurang akan pentingnya ilmu.


                Kesadaran yang kurang juga dapat menyebabkan kebodohan , karena dalam hidupnya mereka hanya memikirkan kesenangan tanpa benar-benar mengetahui kalau kesenangan itu juga  bisa didapatkan dengan memiliki ilmu .
    2.2.3     Wilayah atau tempat tinggal.
                Wilayah juga menjadi salah satu faktor adanya kebodohan pada seseorang , misalnya seseorang dari daerah terpencil dalam hidupnya hanya akan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tanpa berpikir kalau belajar dan berusaha dapat membuat hidupnya lebih bahagia pada masa yang akan datang.
    2.2.4     Kurang Bergaul ( Cenderung Menyendiri ).
                Seseorang yang cenderung menyendiri dan kurang bergaul akan susah untuk mendapatkan informasi dari teman serta masyarakat sekitarnya , sehingga ia akan merasa minder dan kurang mampu mengolah sikap dalam kesehariannya.

    2.3. Cara Mengatasi Kebodohan


                Kebodohan bukanlah sebuah situasi dimana sudah tidak bisa lagi dihilangkan dalam diri seseorang, kebodohan juga bisa diatasi dengan beberapa hal seperti :
    2.3.1     Rajin
    Salah satu cara untuk mengatasi kebodohan adalah dengan rajin dan jujur. Dengan rajin belajar kita akan terbebas dengan kemalasan. Dengan rajin membaca buku kita akan mendapatkan lebih banyak ilmu pengetahuan dan informasi. Rajin membuat segalanya lebih nyaman, karena dengan rajin kita akan mempersiapkan semuanya lebih matang.
    2.3.2     Pandai Bergaul
    Kepandaian dalam bergaul dan mengolah informasi dapat membuat seseorang lebih pandai , sebab dia akan tahu segala informasi apa saja yang sedang berkembang dan menjadi bahan pembicaraan dalam masyarakat, sehingga ia tidak ketinggalan dari yang lainnya.
    Selain dengan rajin dan pandai bergaul, kebodohan juga bias diatasi dengan sistem pembelajaran yang menarik, misalnya menggunakan metode yang menyenangkan dalam proses pembelajarannya , berikut  adalah tips-tips  belajar yang menyenangkan :
    1.      Usahakan membuat jadwal untuk belajar dan harus diselingi dengan refresing.
    2.      Jangan menganggap sulit suatu pelajaran, karena jika  menganggap sulit pasti akan malas, tidak ada semangat belajar.
    3.      Jangan belajar sambil SMS-an, chatting atau ngemil.
    4.      Wudhu (bagi yang muslim) sebelum belajar, lalu niat belajar hanya karena Allah swt.
    5.      Ketika akan ulangan, belajar jangan terlalu diporsir jadi harus teratur dan jangan meremehkan suatu mata pelajaran, dll.

    2.4       Dampak Kebodohan

    2.4.1  Mudah diremehkan.

    Seseorang yang memiliki tingkat intelektual yang kurang pada dasarnya akan sangat mudah untuk diremehkan oleh rekan-rekan sabayanya , akan selalu menjadi bahan tertawaan dari teman-temannya.

    2.4.2   Patah Semangat
    Salah satu dampak kebodohan juga adalah dapat membuat seseorang menjadi patah semangat, dia akan terus berpendapat bahwa apa yang dia kerjakan itu susah dan sanga sulit untuk dia mengerti, sehingga secara perlahan ia akan merasa putus asa dan tidak ingin lagi belajar.
    2.4.3     Kriminalitas

                  Saat-saat sekarang marak sekali kita jumpai kriminalitas yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, salah satu penyebab utama terjadinya aksi kriminal itu adalah kebodohan.
    Tidak sedikit orang yang mejadi pelaku criminal itu adalah orang yang tidak memiliki kecakapan dalam bergaul, tidak mampu menghadapi sebuah masalah dengan baik juga mereka yang tidak memiliki kecakapan dalam bekerja sehingga mereka hanya akan melakukan tindakan criminal guna memenuhi kebutuhan hidupnya.



    BAB III
    PENUTUP

     

    3.1     KESIMPULAN


    Jadi, berdasarkan pengertian, penyebab dan cara mengatasinya kita dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya manusia itu tidak ada yang bodoh tetapi mereka kurang mampu mengolah apa yang sudah diberikan oleh Tuhan untuk dikembangkan dalam menjalani hidupnya. Nah, ada bebrapa dari mereka yang kurang mampu untuk mengolah itu semua sehingga orang yang kurang mampu itu memiliki kecakapan yang kurang dibandingkan orang yang mampu mengatur serta mengolah dan mengasah kemampuannya.

    3.2    SARAN


    Sebaiknya dalam menjalani segala hal jangan melihatnya sebagai sesuatu hal yang sulit , sebab dengan persepsi yang seperti itu akan membuat seseorang menjadi malas dan lama-lama akan memiliki emampuan yang kurang dalam suatu masalah.



    DAFTAR PUSTAKA


    Palupi, Aui Dyah. “Artikel Kebodohan” 9 januari 2015.
    Miswari, Nur. “ANGKET SURVEI TENTANG KEBODOHAN”. 10 Januari 2015.
    Rijal, Handika . “ANGKET SURVEI TENTANG KEBODOHAN”.  11 Januari 2015.
    Kamus Besar Bahasa Indonesi. “ Arti Kebodohan”.  11 Januari 2015.

    Copy Makalah Kebodohan DISINI
    Read More